cropped-hr.jpg

Kinerja

  1. Pengertian Kinerja dan Manajemen Kinerja

Anwar Prabu Mangkunegara (2005: 67) mengemukakan bahwa kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Mondy (2008: 256) mengemukakan bahwa manajemen kinerja adalah proses berorientasi tujuan yang diarahkan untuk memastikan bahwa proses-proses keorganisasian ada pada tempatnya untuk memaksimalkan produktivitas para karyawan, tim, dan akhirnya organisasi.

Dessler (2008: 322) berpendapat bahwa yang dimaksud dengan manajemen kinerja adalah proses mengonsolidasikan penetapan tujuan, penilaian dan pengembangan kinerja ke dalam satu sistem tunggal bersama, yang bertujuan memastikan kinerja karyawan mendukung tujuan strategis perusahaan. Baca lebih lanjut

cropped-hr.jpg

Motivasi

  1. Pengertian Motivasi

Robert L. Mathis (2001: 89) mendefinisikan motivasi sebagai hasrat yang terdapat di dalam diri seseorang yang menyebabkan orang tersebut melakukan tindakan.

Istilah motivasi (motivation) berasal dari bahasa latin movere yang berarti menggerakkan (Winardi, 2002: 1). Terdapat banyak pengertian motivasi menurut para ahli yang dikutip oleh Prof. Dr. J. Winardi, SE. dalam bukunya ‘Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen’, di antaranya:

  1. “…motivasi mewakili proses-proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkannya, dan terjadinya persistensi kegiatan-kegiatan sukarela (volunteer) yang diarahkan kearah tujuan tertentu.” (Mitchell, 1982: 81)
  2. “Kesediaan untuk melaksanakan upaya tinggi, untuk mencapai tujuan-tujuan keorganisasian, yang dikondisikan oleh kemampuan upaya demikian, untuk memenuhi kebutuhan individual tertentu.” (Robbins et al, 1999: 50)
  3. “…motivasi merupakan hasil sejumlah proses, yang bersifat internal atau eksternal bagi seseorang individu yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi dalam hal melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu.” (Gray et al, 1984: 69)

Baca lebih lanjut

cropped-hr.jpg

Pelatihan

Pengertian Pelatihan

Menurut Mondy, (2008: 210), pelatihan merupakan serangkaian aktivitas yang dirancang guna memberi pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan para pembelajar untuk dapat melaksanakan pekerjaan mereka pada saat ini.

Sedangkan Dessler (2008: 280), menyatakan bahwa pelatihan dimaksudkan untuk memberikan keterampilan yang dibutuhkan bagi karyawan baru maupun karyawan yang sudah ada dalam melakukan pekerjaannya.

Bernard Keys dan Joseph Wolfe dalam Richard L. Daft (2011: 122), mengemukakan bahwa pelatihan dan pengembangan merupakan upaya terencana yang dilakukan perusahaan untuk memfasilitasi pegawai untuk mempelajari berbagai keterampilan dan perilaku yang berhubungan dengan pekerjaan.

Menurut Bartol dalam Sri Wiludjeng (2007: 131), pelatihan dan pengembangan merupakan suatu usaha perencanaan untuk menfasilitasi karyawan mempelajari tingkah laku yang berhubungan dengan pekerjaannya yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Baca lebih lanjut

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan

Indralaya, 5 April 2010

 

Kepada Ykh. Bapak Bambang Triwardoyo

Direktur PT. Indah Lestari

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Sehubungan dengan iklan lowongan kerja pada harian Sumatera Ekspres (April 2010: 13) bahwa perusahaan yang Bapak pimpin membutuhkan seorang tenaga ahli untuk mengisi jabatan staf pelatihan dan pengembangan SDM. Setelah membaca dan memahami jenis pekerjaan dan persyaratan yang dibutuhkan, maka saya mengajukan surat lamaran pekerjaan ini untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut. Baca lebih lanjut

Akar Masalah Perburuhan dalam Negeri

Artikel: Tenaga Kerja dan Perburuhan

AKAR MASALAH PERBURUHAN DALAM NEGERI

Oleh: Janpatar Simamora, SH

Sudah menjadi tradisi tahunan bagi seluruh buruh di dunia untuk memperingati 1 Mei sebagai Hari Buruh dan pada setiap tanggal itu, bisa dipastikan bahwa seluruh buruh di dunia termasuk Indonesia, akan selalu melakukan aksi demonstrasi dengan membawa agenda perbaikan nasib mereka. Tentunya aksi buruh tersebut haruslah disikapi dengan matang sebagai  sebuah penegasan dari para buruh bahwa persoalan perburuhan hingga saat ini masih saja belum terpecahkan. Hubungan industrial antara buruh dan pengusaha, belum mencapai titik harmonis, selalu ada ganjalan yang terselip. Dan yang paling nyata adalah adanya unsur kepentingan yang melekat dalam setiap mengambil kebijakan dalam perburuhan.

Memang unsur kepentingan dimaksud hampir dalam setiap kebijakan pemerintah selalu menjadi permasalahan yang cukup menguras perhatian banyak pihak. namun dalam kasus perburuhan, nampaknya unsur kepentingan tersebut begitu nyata dan sangat merugikan kaum buruh sehingga memaksa kaum buruh untuk terus menyuarakan kepentingannya demi terciptanya keadilan dalam bidang perburuhan. Baca lebih lanjut

Pengantar Akuntansi Bisnis

A. Karakeristik Perusahaan

Secara umum perusahaan (business) adalah suatu organisasi dimana sumber daya (input), seperti bahan baku dan tenega kerja diproses untuk menghasilkan barang dan jasa bagi pelanggan dengan tujuan untuk memaksimunkan laba atau keuntungan. Akan tetapi ada juga perusahaan yang tujaannya bukan untuk memaksimumkan laba ( profit oriented) melainkan untuk kesejahteraan masyarakat luas (social oriented).

Laba (profit) merupakan selisih dari jumlah yang diterima dari para pelanggan atas barang atau jasa yang dihasilkan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk membeli sumber daya alam dalam menghasilkan barang atau jasa tersebut. Baca lebih lanjut