Pengantar Akuntansi Bisnis

A. Karakeristik Perusahaan

Secara umum perusahaan (business) adalah suatu organisasi dimana sumber daya (input), seperti bahan baku dan tenega kerja diproses untuk menghasilkan barang dan jasa bagi pelanggan dengan tujuan untuk memaksimunkan laba atau keuntungan. Akan tetapi ada juga perusahaan yang tujaannya bukan untuk memaksimumkan laba ( profit oriented) melainkan untuk kesejahteraan masyarakat luas (social oriented).

Laba (profit) merupakan selisih dari jumlah yang diterima dari para pelanggan atas barang atau jasa yang dihasilkan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk membeli sumber daya alam dalam menghasilkan barang atau jasa tersebut.

  1. Jenis-jenis Perusahaan
  • Perusahaan Manufaktur (manufacturing)

Yaitu perusahaan yang merubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada masing-masing pelanggan. Contoh: intel produknya komputer, Nike produknya sepatu dan pakaian olahraga.

  • Perusahaan Perdagangan (marchandisting business)

Yaitu perusahaan yang hanya menjual produk pelanggan tetapi mereka tidak mempunyai produk sendiri. Contohnya : amazon.com menjual buku-buku internet, musik dan pengecer kaset video.

  • Perusahaan Jasa (service business)

Yaitu perusahaan yang menghasilakan jasa bukan barang atau rpoduk untu para pelanggannya. Contohnya: Hotel Arya Duta, jasa yang ditawarkannya hotel.

  1. Jenis-jenis Organisasi Perusahaan

Umumnya ada 3 bentuk perusahaan yang berbeda yaitu: Perusahaan Perorangan, Persekutuan dan Korporasi.

  • Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)

Yaitu perusahaan yang dimiliki oleh perorangan.

  • Persekutuan (Partnership)

Yaitu perusahaan yang dimiiliki oleh 2 orang atau lebih indvidu.

  • Korporasi (Corporation)

Yaitu perusahaan yang terbentuk berdasarkan peraturan pemerintah, sebagai suatu badan hukum yang terpisah.bentuk kepemilikan dalam korporasi dalam bentuk lembar saham atau sero.

Tetapi terdapat juga jenis perusahaan dengan kewajiban yang terbatas (limited liability corporatin), yaitu menggabungkan karakteristik persekutuan dan korporasi.

  1. Strategi Bisnis

Strategi bisni merupakan serangkaian rencana dan tindakan terintegrasi yang didesain oleh perusahaan sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan melebihi pesaingnya sekaligus untuk memaksimalkan laba. Ada dua strategi yang dikenal dalam perusahaan yaitu strategi biaya rendah (low-cost strategy) yaitu perusahaan mendesian dan menciptakan produk atau jasa dengan kualitas yang diterima konsumen dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan para pesaingnya dan strategi diferensiasi (differentiation strategy) yaitu perusahaan menciptakan produk yang memiliki kekhususan atau unik dibandingkan dengan produk lain yang diciptakan para pesaingnya.

Dan dalam strategi bisnis ini juga dikenal dengan strategi gabungan (Kombinasi) yaitu perusahaan yang mampu menggabungkan kedua strategi yaitu penggabungan strategi biaya rendah dan strategi diferensiasi.

Untuk lebih jelas dapat kita perhatikan contoh dari table berikut:

Strategi Bisnis

  1. Rantai Nilai Sebuah Perusahaan.

Rantai nilai Merupakan cara yang digunaka perusahaan untuk memnerikan nilai tambah bagi pelanggannya mulai dari proses sampai pada output produk sebuah barang atau jasa. Apabila perusahaan telah memiliki strategi tertentu, maka strategi tersebut harus diterapkan pada rantai nilai suatu perusahaannya.

Rantai Nilai

  1. Pihak-pihak yang berkepentingan

Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan adalah perorangan atau entitas yang mempunyai kepentingan dalam menentukan kinerja perusahaan. Mereka antara lain :

  • Pemilik,
  • Manajer,
  • Karyawan,
  • Pelanggan,
  • Kreditur dan,
  • Pemerintah

B. Peranan Akuntansi dalam Perusahaan

Secara umum akuntasi merupakan seuatu system informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Peranan akuntansi sangatlah luas karna sifatnya yang berupa informasi, jadi banyak sekali pihak-pihak yang membutuhkan informasi tersebut, seperti informasi akuntasi dibutuhkan untuk analisis apakah perusahaan perlu melakukan penjualan secara kredit dan bagaimana keadaan perushaan itu sendiri. Bagi pemerintah laporan akuntasi berguna untuk mengetahui seberapa besar pajak yang harus dibayar oleh perusahaan, bagi pemasok informasi akuntasi dibutuhkan untuk memutuskan apakah akan melakukan penawaran barang dan produknya secara kredit atau cash.

Pada intinya peranan akuntasi merupakan sebagai sebuah media informasi bagi piha-pihak yang membutuhkan. Terutama pihak yang berkepentingan dalam perusahaan tersebut dan juga sangat membantu bagi para mahasiswa untuk mempelajari keadaan perusahaan dari melihat laporan akuntansi sebuah perusahaan tersebut.

Pengusaha sebaiknya bekerja dalam etika, walaupun kerangka etika tergantung pada pengalaman dan latihan masing-masing. Namun terdapat beberapa prinsip yang menjadi dasar bagi prilaku etis, yaitu:

  • Hindari pelanggaran etika yang kecil-kecil.
  • Pusatkan perhatian pada reputasi jangka panjang.
  • Bersiaplah menghadapi konsekuensi yang kurang baik bagi diri anda.
  1. Profesi Akuntansi.

Pada akuntan berkarir sebagai akuntan perusahaan atau akuntan public. Akuntn yang bekerja pada perusahaan atau organisasi nirlaba mereka disebut sebagai akuntan swasta (private accountant), dan juga akuntan dan staf yang memberiakan jasa akuntansi berdasarkan honor (fee) mereka disbut sebagai akuntan public (public accountant).

  1. Bidang Spesialis Akuntansi.

Beberapa bidang spesialisasi akuntansi antara lain akuntansi keuangan dan akuntansi management. Bidang ainnya termasuk akuntansi biaya, akuntansi lingkungan, akuntansi pajak, system akuntansi, akuntansi internasional, akuntansi untuk organisasi nirlaba dan akuntansi social.

  1. Prinsip-prinsip Akuntansi yang berlaku umum (GAAP)

GAAP (Generally accepted accounting principle) merupakan acuan dalam membuat lapuran keuangan dalam akuntansi keuangan. Prinsip-prinsip tersebut dikembangkan melalui praktik akuntansi sehari-hari, dan pengumuman dari lembaga berwenang, saat ini Financial accounting standart board (FASB) merupakan lembaga yang memiliki kewenangan di AS dengan tugas utama yaitu mengembangkan prinsip akuntansi. Sedang di Indonesia diemban oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).

KONSEP ENTITAS BIAYA

Suatu unit usaha yang berdiri sendiri merupakan entitas usaha atau satuan usaha dimana data ekonomi diperlukan. Konsep entitas usaha penting karna membatasi data ekonomi dalam system akuntansi terhadap data yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha.

KONSEP BIAYA

Konsep biaya merupakan suatu dasar untuk membukukan harga pertukaran, atau biaya, sebesar $150.000 ke dalam catatan akuntasi untuk bangunan tersebut. Penggunaan konsep biaya melibatkan 2 konsep akuntansi penting lainnya yaitu objektivitas dan unit pengukuran.

C. Aktiva, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik

Sumber daya yang dimiliki perusahaan disebut Aktiva (asset). Contohnya kas, piutang, tanah, pabrik dan perlatan. Hak kreditor memperlihatkan utang perusahaan yang disebut dengan kewajiban. Hak pemilik disebut ekuitas pemilik hubungan antara keduannya dapat dinyatakan dalam persamaan sebagai berikut:

Aktiva = Kewajiban + Ekuitas Pemilik

Persamaan tersebut dikenal dengan persamaan akuntansi (accounting equation).

D. Transaksi Bisnis dan Persamaan Akuntansi

Transaksi Bisnis merupakan kejadian atau kondisi keuangan atau hasil operasi suatu ekuitas. Contohnya pembayaran biaya telepon, air, listrik dll. Semua transaksi bisnis dapat dinyatakan dengan perubahan pada unsur persamaan akuntansi.

E. Laporan Kuangan

Laporan akuntansi yang menghasilakan informasi disebut dengan laporan keuangan. Laporan utama dari sebuah perusahaan adalah laporan laba-rugi, laporan equitas pemilik, neraca dan laporan arus kas.

  1. Laporan Laba Rugi.

Laporan laba rugi merupakan laporan yang melaporkan pendapatan dan beban selama periode tertentu berdasarkan konsep penandingan atau pengaitan. Apabila pendapatan lebih besar dari pada beban yang dikeluarkan maka perusahaan tersersebut mendapatkan laba, dan apabila sebaliknya apabila beban lebih besar daripada kewajiban maka perusahaan mengalami kerugian.

  1. Laporan Equitas Pemilik

Laporan equitas pemilik merupakan laporan yang melaporkan perubahan equitas pemilik selama jangka waktu tertentu. Laporan tersebut disiapkan setelah laporan laba rugi.

  1. Neraca

Neraca merupakan laporan yang memberikan infornasi mengenai jumlah aktiva, kewajiban dan equitas pemilik.

  1. Laporan Arus Kas
  • Arus Kas dari Aktiva Investasi

Bagian ini melaporkan transaksi kas untuk pembelian atau penjualan aktiva tetap atau permanent.

  • Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Bagian ini melaporkan transaksi yang berhubungan dengan investasi pemilik, peminjaman dana dan pengambilan dan oleh pemilik.

  • Arus Kas dari Aktivitas Opreasional

Bagian ini melaporkan iktisar penerimaan dan pembayaran kas yang menyangkut operasi perusahaan.

F. Analisis dan Interpretasi Laporan Keuangan

Seperti yang kita ketahui bahwa Laporan keuangan memberikan informasi kepada orang-orang yang berkepentingan didlamnya, dan salah satu fungsinya lagi dari yaitu analisis dari laporan keuangan itu sendiri, serta menginterpretasikan laporan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s